SETEGAR BATU KARANG

SETEGAR BATU KARANG

batukarangNggak asing lagi buat kawula tanah Jawi, meski mayoritasnya Islam, namun realitasnya masih banyak yang perlu belajar Islam lagi. Tengok saja, orang-orang masih mbludak mempraktekkan budaya-budaya yang kental dengan aroma mistik dan bau klenik. Banyak yang takut dan menyembelih korban-korban (sesajen) buat dipersembahkan kepada dzat selain Allah (mestinya khan takut dan menyembelih korban hanya buat Allah saja).

Nggak cuma di tanah Jawa, …di eN-Te-Te (nusa tenggara timur) ada juga kok, model-model kayak gituan. Ketika Belanda belum tiba di sana, orang-orang Amarasi (tempo doeloe) percaya pada yang namanya dewa langit Uis Nino (bukan el nino, lho) dan makhluk ghaib yang berhubungan dengan bumi yaitu Uis Ufu (dewi bumi). Dan masih banyak contoh sejenis di belahan bumi ini.

Kamu mungkin baru denger Uis Nino sama Uis Ufu sekarang ini, tapi kamu tentu tau sejarah paganisme khan?. Mulai dari “tuhan-tuhannya” kaum nabi Nuh yang dinamakan Wadd, Suwa, Yaghuts, Ya’uq dan Nasr, trus patung-patung milik Namrudz yang ditumpas sama nabi Ibrahim, kemudian patung sapi yang disembah kaumnya nabi Musa, hingga kaum Jahiliyyah penyembah latta, uzza, manat, hubal, dst yang diperangi nabi kita tercinta Muhammad sholallaahu ‘alaihi wa salam dan teruu.. ss … berlanjut hingga sekarang ini. Dari situ, kita bisa mendapatkan gambaran : betapa panjangnya sejarah kelam “penyembahan kepada tuhan yang tidak berhak disembah” (alias kesyirikan)

BANGKITNYA PARA RASUL … !!!

Untuk mengentaskan manusia dari bentuk penghinaan diri (karena menyembah kepada sesuatu yang tidak memberi manfaat dan tidak menolak bahaya) maka Allah Yang Maha Pengasih membangkitkan / mengutus para rasul-Nya. Dengan tujuan, agar manusia meninggalkan semua sesembahan dan hanya menyembah kepada Dzat yang Menciptakan segala sesuatu, yakni Allah ‘Azza wa Jalla. Allah berfirman yang artinya :

Dan sungguh telah Kami bangkitkan di setiap ummat, seorang rasul (yang berda’wah) ‘sembahlah Allah dan tinggalkan thaghut’ ” (An Nahl ayat 36)

THAGHUT ITU APAAN SIH … ?

Biar tambah pinter, kayaknya kamu perlu ngerti apa itu “thoghut”. Yang dimaksud dengan thoghut adalah : “Segala yang melampaui batas terhadap Allah sehingga menjadi sesembahan selain Allah, baik dengan cara memaksa orang menyembahnya, atau karena ketaatan orang itu sendiri yang menyembahnya, baik sesembahan itu berupa manusia, syaithan, berhala atau apa dan siapapun adanya“ (Ibnu Jarir Ath Thabari dalam tafsir Ath Thabari III : 21)

SERUAN PERTAMA DAN PALING UTAMA … !!!

Pertama kali, apaan sih yang diserukan oleh para Rasul tersebut? Dakwah mereka yang pertama kali adalah penyembahan hanya kepada Allah saja serta putus hubungan dengan segala bentuk penyembahan kepada selain-Nya. Itulah TAUHID. Naa… bisa ngerti, pentingnya tauhid, khan? Kamu bisa ngeliat sejarahnya nabi Muhammad sholallaahu ‘alaihi wa salam (Sirah Nabawiyah). Selama 13 tahun beliau sholallaahu ‘alaihi wa salam berjuang di Makkah untuk menyeru kepada tauhid dan memperingatkan manusia dari bahaya yang besar. Tidak lain dan tidak bukan bahaya besar yang dimaksud di sini adalah menyekutukan Allah alias kesyirikan.

PONDASI ISLAM

Jadi, kalau toh agama Islam diumpamakan seperti bangunan, maka keyakinan soal tauhid ini (aqidah / keyakinan pokok seorang muslim) merupakan pondasinya. Jika pondasinya rusak, maka bangunan diatasnya jadi ikut-ikutan rusak. Demikian juga kalo keyakinan kita rusak, maka amalan-amalan kita bisa-bisa ikut-ikutan rusak. Simpelnya, keyakinan yang benar (tauhid) merupakan syarat untuk diterimanya amalan. Allah berfirman yang artinya :

Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu, ‘Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi.’ “ (Az Zumar ayat 65)

Ayat-ayat yang senada jumlahnya banyak. Hal ini menunjukkan bahwa amal nggak diterima jika keyakinannya soal tauhid nggak beres alias tidak terbebas dari keyakinan syirik. Tambah ngerti pentingnya tauhid khan?

BENAHI PONDASIMU … !!!

Pernah ngeliat bangunan tanpa pondasi? Mungkin terlintas di pikiranmu, kios-kios kaki lima yang mangkal di pinggir jalan. Kira-kira bangunan itu kokoh, nggak? Mantap deh…jawabannya “nggak !”. Lha wong kalo pas ada gusuran atau badai yang cuma sepoi-sepoi, bangunan tersebut bisa ngilang dalam sekejap.

Bayangkan jika pondasi agama kita, alias keyakinan kita rapuh, waduhhh…apa bisa tahan banting melawan gusuran dan badai cobaan? Padahal badai cobaan nggak semata-mata mi instant atau beras, tapi bisa jadi cowok/ cewek cakep, uang, materi, jabatan dsb yang bisa menjauhkan kamu dari islam bahkan mungkin bisa meninggalkan Islam (waduh … … , ngeri banget deh)

YANG TERPENTING DI ANTARA YANG PENTING-PENTING …

Suatu fakta, bahwa masyarakat islam banyak yang belum ngerti soal agama, terutama bab tauhid ini. Pengin ngerti solusinya … ? Kamu kudu mulai aktif dengan kajian-kajian ilmu agama, khususnya yang membahas tuntas masalah tauhid ini. Jadi, kamu bisa paham tentang tauhid dan kamu bisa ikut ambil bagian memperbaiki ummat dengan berdakwah kepada orang lain. Kamu khan udah tau pentingnya tauhid, jadi jangan anggap remeh, yaa… ? Jangan sampai lah kita mengatakan tauhid itu bukan masalah yang up to date lagi, soalnya kalo menyekutukan Allah (alias tidak bertauhid), dia terancam masuk neraka, entah dia hidup di zaman klasik atau hidup di era super modern ini, soal masuk neraka atau tidak merupakan sesuatu yang up to date banget.

Tetapi jangan salah paham bung … ? Bukan berarti selain tauhid nggak penting lho. Semua perkara yang berkaitan dengan islam itu penting sehingga perlu kita kaji dan amalkan. Namun, di antara yang penting-penting, tauhid inilah yang paling penting.

Sekali lagi, prioritaskan tauhid, oke.

Alif#17

.

Share this post

Comment (1)

  • Tommy Hutomo

    Wah., harus belajar tentang tauhid lagi nieh… 🙂

    March 12, 2013 at 11:55 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *