Sambutlah Tamu Istimewa

Sambutlah Tamu Istimewa

Coba pikirkan, senangkah kamu jika kamu kedatangan tamu yang sangat kamu cintai? Ia akan tinggal bersamamu beberapa hari. Ia berjanji akan membawa oleh-oleh yang banyak yang dapat kamu nikmati. Jujur saja, pasti kamu akan senang, kan ?

Kedatangan tamu itu akan membawa kebahagiaan dalam kehidupanmu. Perasaan senangmu akan membuatmu bersiap-siap menyambutnya. Pakaian yang terindah akan kamu pakai, tak lupa rumah pun akan kamu bersihkan sebersih-bersihnya, makanan dan minuman yang lezat akan kamu persiapkan, acara-acara dan cerita yang menarik pun akan kamu rancang dan siapkan untuk si dia.

Nah, bagaimana jika tamumu kali ini betul-betul istimewa, selama tinggal bersama kita, ia akan membawa kebaikan dan keberkahan?

Tamu istimewa kita kali ini tidak lain adalah bulan Ramadhan, bulan yang paling dicintai oleh Allah, RasulNya, dan seluruh kaum muslimin.

Apa yang Dibawa Tamu Istimewa ini?
Kenapa sih bulan Ramadhan begitu istimewa, sehingga harus disambut secara istimewa pula?
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya,
“ Jika telah datang awal malam bulan Ramadhan, diikatlah para setan dan jin-jin yang jahat, ditutuplah pintu-pintu neraka tidak ada satu pintu pun yang dibuka dan dibukalah pintu-pintu surga tidak ada satu pintu pun yang tertutup, menyerulah seorang penyeru, ‘Wahai orang yang ingin kebaikan, lakukanlah! Wahai orang yang ingin kejelekan, kurangilah!’ Allah mempunyai orang-orang yang dibebaskan dari neraka, itu terjadi pada setiap malam.” (H.R. At-Tirmidzy, Ibn Majah, Ibn Khuzaimah, hasan).

Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, yang artinya,
“ Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan keberkahan, Allah mengunjungimu pada bulan ini dengan menurunkan rahmat, menghapus dosa-dosa, dan mengabulkan doa. Allah melihat berlomba-lombanya kamu pada bulan ini dan Dia membangga-banggakanmu kepada para malaikatNya, maka tunjukkanlah kepada Allah hal-hal yang baik darimu. Karena orang yang sengsara ialah yang tidak mendapatkan rahmat Allah di bulan ini.” (H.R. Ath-Thabrany, perawinya terpercaya).

Nggak cuma bulan Ramadhannya saja yang punya banyak keistimewaan. Ibadah-ibadah yang dilaksanakan di dalamnya pun dapat menghasilkan keuntungan dunia akhirat yang banyak. Ibadah yang jelas-jelas diwajibkan Allah Subhanahu wa ta’ala khusus pada bulan Ramadhan ini tidak lain adalah puasa Ramadhan. Jika kita bisa melaksanakan puasa wajib ini dengan sukses keuntungannya sangat besar. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya,
“ Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala (dari Allah), niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Mutafaq ‘alaih).

Adapun ibadah sunat yang paling dianjurkan pada bulan Ramadhan adalah sholat tarawih, yang mempunyai keutamaan tak kalah banyaknya dari puasa Ramadhan itu sendiri, karena Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya,
“Barangsiapa mendirikan shalat malam Ramadhan karena iman dan mengharap pahala (dari Allah) niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Mutafaq ‘alaih).

Bagaimana Cara Menyambutnya?
Wah, kalo begini istimewanya, kita juga harus menyambutnya dengan sambutan yang istimewa pula, tul ngga’? Nah, kita semua dapat menyambut tamu istimewa kita ini dengan cara sebagai berikut :

1. Berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar memperpanjang umur kita sampai pada bulan Ramadhan. Dahulu kala, orang – orang saleh pendahulu umat ini senantiasa berdoa memohon kepada Allah agar mereka dipertemukan kembali dengan Ramadhan sejak enam bulan sebelumnya. Selain itu, kita juga memohon kepada Allah untuk diberi pertolongan dan kekuatan dalam menunaikan ibadah puasa, sholat tarawih, membaca al-Quran dan amal saleh lainnya ketika Ramadhan nanti tiba.
Masalah berdoa ini jangan dianggap remeh ya…, kelihatannya sih sepele (cuma’ sekedar doa) namun dibalik itu tersimpan kekuatan yang maha dasyat !. lihatlah saudara – saudara kita di afghanistan, secara teori mereka kalah segalanya dari Amrik cs jika dilihat dari sisi materialnya. Namun dengan keunggulan iman dan doa, mereka Alhamdulillah sampai saat ini masih bisa meladeni makar – makar yang dibuat oleh musuh Islam tersebut.

2. Membersihkan diri dari dosa dan maksiat. Pantaskah jika seorang tamu istimewa yang kita cintai datang ke rumah kita, dan ia mendapati diri kita masih dalam keadaan kotor, belum mandi, dan bau apek? Begitu pula dalam menyambut bulan mulia ini seharusnyalah kita membersihkan diri dulu jauh-jauh hari dari dosa dan maksiat.
Jujur aja deh, tiap hari kita ini masih rutin memelihara kemaksiatan di dalam diri kita mulai dari mata, mulut, telinga, sampai ke hati. Makanya, mulai saat ini, tinggalkanlah hal – hal terlarang itu, biar kita bisa menyambut “si tamu” ini dengan penuh P-ercaya D-iri.

3. Berusaha memahami segala hukum-hukum yang berkaitan dengan puasa dan ibadah-ibadah lain pada bulan Ramadhan. Sebelum melakukan ibadah-ibadah di bulan Ramadhan, tentunya kita semua harus tahu ilmunya terlebih dulu. Kalo kita belum tahu, bagaimana kita bisa melakukan ibadah-ibadah tersebut dengan benar? Sedih dong, jika kita sudah mantap-mantap melakukan ibadah pada bulan Ramadhan sampai ke pertengahan bulan, namun ternyata keliru hanya gara-gara tidak mau cari ilmunya dulu. Sebagian hal yang kamu musti tahu adalah : syarat-syarat puasa, syarat sahnya, apa saja yang membatalkannya, apa yang boleh, wajib atau haram dilakukan oleh orang yang berpuasa, apa etika dan sunnah-sunnahnya, hukum sholat tarawih, bagaimana tata caranya, dan lain sebagainya.

Itulah cara-cara yang harus kita lakukan untuk menyambut tamu istimewa kita ini. Keistimewaan tamu kita ini hanya akan dapat kita rasakan secara sempurna jika kita menyambutnya dengan cara-cara di atas dengan sebaik-baiknya.

“ Ya Allah, pertemukan kami dengan bulan Ramadhan dan berilah kami pertolongan untuk dapat menunaikan puasa, sholat, dan amal saleh di bulan Ramadhan dan di bulan-bulan lainnya. Teguhkanlah kami pada ketaatan sampai kami menemuiMu, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan segala doa.” Amin.

(alif).

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *