Mengungkap Isa Al Masih

Mengungkap Isa Al Masih

Ups,….. Jika kita ditanya tentang Isa ‘Alaihissalam, gimana jawabnya ?

Itu tuch, seorang Nabi yang terkenal dari Bani Israil dengan Kitab Injilnya. Misalnya : Benarkah ia manusia ajaib tanpa ayah ?, Ketika bayi dia udah bisa ngomong apa ?, Bilamana ia diangkat ke langit oleh Allah, kemudian akan turun ke bumi di akhir zaman nanti ?, atau Gimana hukumnya beribadah / nyembah kepadanya ?. serta seabrek pertanyaan laennya.

 

Bingung ………… enggak lah yau. Soalnya kita akan menelaah bersama, mencari jawaban dari pertanyaan – pertanyaan di atas, berdasarkan argumen yang ilmiah yaitu Al Qur’an (yang dijamin kebenaran dan keotentikannya, sebab datang dari Sang Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui) dan Al Hadits diatas pemahaman para sahabat radhiyallahu’anhum. Yang kebingungan itu mungkin sempat terlintas di benak kita, atau tiba – tiba nyelonong ke hadapan kita tanpa permisi.

 

“ Jadilah, maka terjadilah. “

 

Dahulu kala hiduplah seorang shalihah bernama Maryam. Dia adalah seorang gadis yang taat dalam menjalankan agama yang lurus ini, yaitu agamanya Ibrahim ‘Alaihissalam. Pada suatu saat Allah berkenan memberikan rahmat kepadanya dengan sebuah firman, yang diabadikan dalam Al Qur’an yang artinya :

“ (ingatlah) ketika malaikat berkata : ‘Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat. Dan termasuk orang yang didekatkan (kepada Allah). “ (Ali Imran : 45)

 

Kalimat yang dimaksud adalah : “ KUN “, yang artinya “ jadilah !”, maka terciptalah Isa binti Maryam tanpa ayah atas kehendak Allah Subhanahu wa Ta’ala.

 

Lho, bagaimana mungkin ia lahir tanpa ayah. Ini mesti ada apa-apanya !.

Yap, betul. Allah memang berkehendak demikian, supaya derajat kemuliaan Isa menjadi lebih tinggi dan mulia. Bukankah manusia pertama (yaitu Adam) tercipta tanpa ayah ?, bahkan tanpa ibu ?.

Allah berfirman yang artinya :

“ Dan sesungguhnya perumpamaan (penciptaan) Isa disisi Allah adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian berfirman kepadanya : ‘Jadilah ! (seorang manusia), maka jadilah dia. “ (Ali Imran : 59)

 

Jadi Isa ‘Alaihissalam BUKANLAH anak haram, hasil perbuatan selingkuh Maryam (iihh …… kejamnya tuduhan mereka). Dan BUKAN pula anak Allah (weleh – weleh, tambah ngawur aja) sebagaimana yang disangkakan oleh banyak orang, yang mereka dimurkai dan disesatkan oleh Allah ‘Azza wa Jalla.

“ Tidak layak bagi Allah mempunyai anak. Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya : ‘ Jadilah !’, maka jadilah ia. “ (terjemahan Qur’an Surat Maryam : 35)

 

Tetapi yang benar Isa ‘Alaihisssalam adalah hamba, yang secara khusus Allah ciptakan, untuk kemudian menjadi Rasul Nya. Mengajak manusia untuk beribadah dan menyembah hanya kepada Allah saja, tidak mensekutukan Nya.

 

Berbicara tatkala masih bayi

 

Beliau memang makhluq ciptaan Allah yang special banget. Tatkala masih dalam buaian, alias masih bayi, beliau dapat berbicara. Allah berfirman yang artinya :

“ Maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata : ‘Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih dalam ayunan ?’. Berkata Isa : ‘ Sesungguhnya aku ini hamba Allah. Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang Nabi . “ (Maryam : 29 – 30)

 

Maha Suci Allah, Nabi Isa telah dianugerahi mukjizat yang pas. Tatkala orang – orang tidak percaya akan kelahirannya, karena memang tidak berayah. Maka Allah menyuruh Maryam, agar orang – orang itu bertanya langsung kepada bayinya. Dan ketika Isa yang masih bayi mungil itu menjawab omongan mereka, maka terdiamlah mereka.

 

Apa sich ajarannya Nabi Isa itu ?

 

Allah berfirman yang artinya :

“ Sesungguhnya telah kafirlah orang – orang yang mengatakan : ‘ Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putra Maryam ‘. Padahal Al Masih (sendiri) telah mengatakan : ‘ Hai Bani Israil, Sembahlah Allah Tuhanku dan (juga) Tuhanmu ‘. Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya adalah neraka. Tidaklah ada bagi orang – orang zalim itu seorang penolongpun. “ (Al Maidah : 72)

 

Nah …… dari sini sudah lumayan jelas khan. Bahwasannya Isa Al Masih menyeru dan mengajak kaumnya untuk menyembah hanya kepada Allah saja. Dia lah Tuhan saya dan Tuhan kalian, yang tidak ada sesembahan yang berhaq disembah kecuali Dia. Serta janganlah kalian mempersekutukannya dengan sesuatupun (termasuk dengan Isa itu sendiri).

 

Lebih jelasnya, perhatikan firman Allah yang satu ini, artinya :

“ Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman : ‘ Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia : “ Jadikanlah aku dan ibuku dua orang Tuhan selain Allah. “ ?. Isa menjawab : ‘ Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku. “ (Al Maidah : 116)

Demikianlah inti dari ajaran Nabi Isa ‘Alaihissalam. Makanya kita jadi heran, koq bisa – bisanya, ada yang berkeyakinan Isa adalah Tuhan Anak, satu diantara yang tiga (trinitas) ?!!!.

 

Diangkatnya Nabi Isa ke langit,

Lalu diiturunkannya Nabi Isa ke Bumi,

oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala

 

Salah satu pokok keyakinan Islam adalah bahwa Nabi Isa tidaklah dibunuh, apalagi dengan cara disalib, melainkan beliau diangkat oleh Allah ke langit, dan nantinya akan turun kembali ke bumi. Pada saat itu beliau akan menghancurkan salib dan membunuh babi, serta membinasakan Dajjal.

Tentang tidak dibunuhnya Nabi Isa, Allah berfirman yang artinya :

“ Dan karena ucapan mereka : ‘ Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah ‘. Padahal mereka tidak membunuhnya, dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh adalah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang – orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar – benar dalam keragu – raguan tentang yang dibunuh itu. “ (An Nisa : 157)

 

Adapun tentang diangkatnya Isa ke langit, Allah berfirman yang artinya:

“ (ingatlah) ketika Allah berfirman : ‘ Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu, dan mengangkat kamu kepada Ku, serta membersihkan kamu dari orang – orang yang kafir….” (Ali Imran : 55)

 

Trus, turunnya Nabi Isa diberitakan oleh Nabi kita Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam dalam sebuah hadits shahih, dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, beliau bersabda :

“ Sungguh – sungguh akan datang masa turunnya di kalangan kalian Isa bin Maryam, yang menetapkan hukum dan keadilan, akan memecahkan salib, akan membunuh babi, akan menghapuskan penarikan upeti, dan akan melimpahkan harta kekayaan sehingga tidak akan menerima seorangpun, sehingga pada saat itu satu sujud lebih baik daripada dunia seisinya. “ (HR Imam Muslim)

 

Pada saat beliau turun (yang ini merupakan tanda besar dari hari kiamat ), beliau tetap mengikuti syariatnya Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam yang telah sempurna ini. Dan tidak membawa syariat baru lagi.

 

Nah, itu sekelumit bincang – bincang kita tentang Isa ‘Alaihissalam. Mudah – mudahan kamu jadi tambah ilmunya, dan bisa menemukan solusi dari abstraksi alif di awal tadi.

Wallahu a’lam (dan Allah lah Yang Maha Mengetahui).

 

 

(alif)

 .

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *