Daurah dan Muhadharah bersama Syaikh Sa’ad Ibn Nashir Al Ghannam

Daurah dan Muhadharah bersama Syaikh Sa’ad Ibn Nashir Al Ghannam

DSCF6412

Yogyakarta, 15 Juni 2013, PMAN kembali kedatangan tamu istimewa dari Kerajaan Saudi Arabia. Beliau adalah Syaikh Sa’d bin Nashir Al-Ghannam, Dai dan Imam di Masjid Jami Riyadh. Bertempat di Masjid Al-Hidayah, Purwosari, beliau mengisi Daurah Syar’iyah dengan materi bahasan Al-Aqidah Ath-Thahawiyah yang merupakan salah satu rujukan aqidah Ahlussunnah Wal Jama’ah. Dalam pengajian yang berlangsung sejak pukul 8 pagi, sudah dibahas 49 poin dari hal-hal yang harus diyakini oleh seorang muslim. Di antara poin-poin yang dibahas adalah tentang kesempurnaan Allah, keesaan-Nya dalam kesempurnaan sifat-sifat-Nya, keterbatasan akal dan pikiran dalam mengetahui kaifiyah sifat-Nya, Nama-nama Allah seperti Al-Khalik (Pencipta) yang pantas disandang oleh-Nya walau sebelum terjadi penciptaan, dan lain sebagainya. Sebelum pukul setengah tiga sore, Beliau memberhentikan daurah karena melihat para peserta sudah terlalu lelah. Insya Allah Daurah membahas Al-Aqidah Ath-Thahawiyah dilanjutkan keesokan harinya di Masjid Nurul Ashri, Deresan.

DSCF6408

Pada sore harinya Beliau melanjutkan memberi nasehat yang merupakan rangkaian muhadharah dan daurah Beliau di Jogja. Kembali bertempat di Masjid Al-Hidayah, Purwosari, Syaikh Sa’d bin Nashir Al-Ghannam memberi nasehat umum yang dihadiri oleh masyarakat sekitar dan peserta lainnya dengan tema Akhlak. Kita ketahui bersama bahwa perkara Akhlak adalah perkara yang penting. Beliau mengatakan bahwa Akhlak Baik adalah sesuatu yang dapat diusahakan. Beberapa tips yang Beliau sebutkan untuk mendapat kan Akhlak Baik adalah:
-berdoa meminta diberikan akhlak yang baik kepada Allah
-berteman dengan orang-orang shalih yang baik akhlaknya
-bersungguh-sungguh melatih diri.

.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *