ANAK UDAH GEDE

ANAK UDAH GEDE

ababil“Hore, sudah jadi ABG!!!” Begitu kiranya jerit kegembiraan kalo seorang anak menginjak usia awal belasan tahun. Istilah Anak Baru Gedhe tampaknya memang menawarkan dunia yang indah-indah bagi anak yang ingin segera mengecap masa remaja. Dia tidak akan dipandang aneh lagi kalo pingin dandan, jalan ke mal, bahkan pacaran.

 

Dari sejumlah penelitian, memang ditemukan bahwa masa pubertas seseorang semakin lama semakin menurun dipandang dari segi usia. Pubertas yang dulu tejradi pada usia 15-18 tahunan, kini melanda anak pada usia awal belasan tahun bahkan sebelum usia 11 tahun.

 

Berbeda dengan konsep ABG zaman sekarang ini, Islam memandang anak yang sudah mengalami pubertas sebagai ABUG (=Anak Bener-bener Udah Gedhe). Seorang muslim yang sudah menyadari bahwa dirinya telah jadi ABUG akan dapat mempersiapkan hidupnya lebih baik sehingga lebih menguntungkan dirinya daripada anak yang baru sadar bahwa ia telah jadi ABG.

 

Apakah Aku Sudah Puber?

 

Sebelum tahu enaknya jadi ABUG, tanya dulu dirimu: ‘Sudahkah aku puber?”

 

Pubertas dalam Islam dikenal dengan istilah baligh –biasanya istilah ini digandengkan dengan istilah aqil, lebih populernya: aqil baligh. Aqil adalah istilah untuk orang yang sudah mencapai usia di mana ia sudah dapat membedakan antara yang baik dengan yang buruk; sudah memiliki kemampuan nalar yang cukup dan normal. Baligh adalah istilah yang digunakan bagi orang yang sudah mulai sempurna organ seksual dan organ reproduksinya.

 

Tanda baligh bagi laki-laki adalah mimpi basah atau ihtilam. Orang yang mengalami mimpi basah biasanya bermimpi indah, yaitu mimpi melihat sesuatu atau mimpi melakukan perbuatan yang membangkitkan gairah seksualnya, sehingga keluarlah air mani dari kemaluannya.

 

Mani berbeda dengan air kencing, air madzi, dan air wadyu. Air mani merupakan lendir yang keluar dari kemaluan karena syahwat dan keluarnya secara memancar serta menimbulkan rasa nikmat. Air madzi juga merupakan lendir yang keluar karena syahwat namun keluarnya tidak memancar hanya meleleh saja. Sedangkan air wadyu merupakan cairan putih yang keluar selepas air kencing.

 

Kalo yang putra dapat mimpi indah, tanda baligh khusus untuk putri adalah keluarnya darah haidh. Darah haidh berwarna kehitaman dan keluar dari bagian dalam rahim melalui kemaluan dan keluarnya secara teratur sebulan sekali dalam jangka waktu tertentu.

 

Untuk mengenali darah haidh ada dua cara. Pertama, melalui corak warnanya. Darah haidh berbeda dengan darah pada umumnya. Warna darah haidh cenderung kehitaman, tidak merah segar. Warna itu sedikit demi sedikit berubah, sehingga menjadi merah, lalu kekuningan, akhirnya hilang sama sekali. Cara kedua adalah dengan mencermati waktunya. Wanita yang sudah terbiasa mengalami haidh, dan masa haidnya normal, akan punya batas waktu haid sendiri-sendiri. Ada yang tiga hari, empat hari, sepekan, sampai 15 hari. Namun cara ini tidak begitu efektif, karena ada banyak hal yang menyebabkan haid tidak teratur –baik batasan waktunya maupun waktu datangnya. Karena itu, cara pertama lebih baik untuk dijadikan ukuran.

 

Jika seorang putra mendapati air maninya keluar maka ia harus mensucikan diri dengan mandi besar. Begitu pula bagi anak putri yang haidhnya sudah berhenti.

 

Tanda pubertas lainnya adalah tumbuhnya rambut di tempat-tempat tertentu seperti di dagu, ketiak, dan sekitar kemaluan. Perubahan suara juga merupakan salah satu tanda puber. Yang laki-laki jadi agak berat, yang perempuan semakin lemah lembut.

 

Kalo Udah Puber Lalu Ngapain?

 

Muslim yang sudah puber sudah bisa menikmati pahala amal ibadahnya sendiri. Inilah salah satu keuntungannya kalo kita udah puber. Dengan kata lain, ia sudah diamanahi untuk melakukan segala sesuatunya berdasar syariat sebagai hamba Allah. Semua ibadah wajib sudah diamanahkan kepadanya, baik itu sholat, puasa, zakat, haji, dan lain-lain. Nggak cuma itu, segala perbuatan yang akan mencelakakan dirinya di masa depan sudah harus ia jauhi dengan sungguh-sungguh. Kalau ia melakukan perbuatan-perbuatan tersebut berarti ia hanya menambah tabungan derita untuk hidup di alam abadi nanti.

 

Pubertas adalah proses di mana seorang manusia menjadi hamba Allah sepenuhnya –suatu predikat teristimewa. Muslim yang sudah baligh akan tahu bahwa hidupnya tidak sia-sia. Amal baik yang ia kerjakan akan ia tuai hasilnya di dunia dan akhirat nanti, sedangkan amal buruknya hanya akan membuat hidupnya derita. Jadilah ia orang yang selalu waspada, hati-hati, serta berpikir panjang memikirkan maslahat dan mudharat; suatu tanda kedewasaan seseorang. Inilah keuntungan lainnya jika seorang muslim sadar bahwa ia benar-benar sudah jadi gedhe.

 

Berbeda dengan anak yang baru sadar kalo dirinya jadi ABG. Istilah ABG hanya memperlambat proses pendewasaan seseorang. Usia ABG yang digambarkan sebagai usia senang-senang saja –suatu tanda kalo masih kanak-kanak- akan menghambat seseorang untuk berlatih berpikiran dewasa. Kehidupannya akan berkisar pada kesenangan semu semata, sehingga ketika tiba waktunya harus berhadapan dengan masalah kehidupan, ia merasa kurang mampu menghadapinya karena dulu tidak segera berlatih jadi orang dewasa.

 

Kalo gitu, kamu-kamu yang sudah puber, tunjukkan bahwa kamu benar-benar sudah gedhe, bisa bertanggung jawab sebagai hamba Allah dan mampu berpikiran dewasa, jangan jadi anak baru gedhe saja. Malu dong udah gedhe beneran kok cuma dibilang ‘baru gedhe’….!!!!

 

Alif#18.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *